Kampung Virtual
Selamat Datang di Kampung Virtual







Love & Romance
 
IndeksIndeks  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» hening....
Mon Jul 25, 2011 7:21 am by nagoya

» Olive Pad Spec
Mon Jul 18, 2011 1:18 pm by etoro

» Kuliner Peranakan di Madam Kwok
Fri Jul 15, 2011 5:55 am by fruiser

» Jangan Masukkan Buah Ini dalam Kulkas
Wed Jul 13, 2011 6:21 am by 2011

» Netbook Acer
Wed Jul 13, 2011 6:06 am by 2011

» Di Balik Pembuatan 'Surat Kecil Untuk Tuhan'
Tue Jul 12, 2011 2:54 pm by 2011

» Museum Bahari Jakarta
Tue Jul 12, 2011 10:14 am by 2011

» Deteksi Dini, Cegah Kanker Prostat
Tue Jul 12, 2011 9:46 am by 2011

» Rumah Lanting, Potensi Wisata Budaya di Tepi Sungai
Tue Jul 12, 2011 9:24 am by etoro

Mailing List
Masukan email-mu :
Kampung Virtual FB
Share ke Facebook
Share via Twitter
Kampung Twitter

Iklan Anda
Kampung Virtual IndoStarBux Kampung Virtual idr-clickit Kampung Virtual Bux7

DBClix

Visitor
free counters

Share | 
 

 Kuliner Peranakan di Madam Kwok

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
fruiser



Jumlah posting: 3
Join date: 06.07.11

PostSubyek: Kuliner Peranakan di Madam Kwok   Fri Jul 15, 2011 5:55 am


BINGUNG menentukan lokasi makan siang? Madam Kwok bisa menjadi pilihan menarik. Restoran yang baru berdiri 3 bulan ini mengusung nuansa dan cita rasa Chinese dan Melayu tradisional atau biasa disebut konsep peranakan.

Soal nama restoran yang unik, Alvin Maulana selaku Sous Chef menjelaskan, Madam Kwok merupakan nama seorang pedagang China yang berkeliling dunia hingga akhirnya menetap di Vietnam, Malaysia, Penang, dan Jakarta.

"Hal itulah yang mendorong kami lebih ke arah konsep peranakan dari sisi Melayu, buka Chinese-nya. Untuk rasa makanan, tidak jauh dari rasa makanan Indonesia," kata Alvin ketika ditemui di Madam Kwok, Epicentrum Walk, Jakarta, Kamis (30/6/2011).

Terbukti, beberapa racikan menu makanan terasa spicy dan gurih seperti buntut masak asam. Alvin menuturkan, menu ini serupa dengan sop buntut tapi dengan cita rasa yang lebih light.

"Begitu dicicipi, keasaman yang berasal dari belimbing wuluh menghasilkan rasa segar sekaligus gurih," jelas Alvin berpromosi.

Selain itu, menu Madam Kwok yang layak direkomendasikan adalah kangkung belacan, ayam buah keluwak, dan sate ayam Penang.

"Untuk menu sate, berbeda dengan sate ayam biasa, kami tidak hanya menggunakan bumbu kacang melainkan juga bumbu kuning dan campuran bumbu putih dengan perbandingan 50-50. Daging ayam maupun sapinya sendiri di-marinated dua hari dalam chiller bersuhu 5 derajat Celsius agar bumbunya meresap. Sementara untuk laksa nyonya kwok, laksanya tidak terlalu basah dengan campuran udang dan cumi," tambah Alvin.

Untuk interior, Alvin menjelaskan Madam Kwok mengambil konsep "letter U" dengan nuansa layaknya beranda rumah.

"Kami memilih konsep beranda supaya feel pengunjung bisa santai dan tidak kaku," tukasnya.

Menikmati pengalaman makan di Madam Kwok, dijamin tidak akan bikin kantong bolong. Sebab, untuk minuman hanya dipatok mulai Rp20ribu sedangkan makanan mulai Rp26ribu.

Restoran yang memiliki kapasitas 52 seat untuk indoor dan 24 untuk teras ini buka pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB pada Minggu-Kamis dan sampai pukul 24.00 WIB pada Jumat-Sabtu.
Kembali Ke Atas Go down
 

Kuliner Peranakan di Madam Kwok

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Kampung Virtual :: Hobby :: Wisata Kuliner-